YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Senin, 05 November 2012

Konsep Sistem Informasi


1. Jelaskan tentang Konsep Sistem, Sub Sistem dan Supra Sistem
berikut contohnya.
·      Konsep system adalah hubungan antara unit yang satu dengan unit yang lainnya yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya dan tidak dapat dipisahkan serta menuju suatu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

·      SUBSISTEM adalah Sistem didalam suatu sistem dimana sistem berada pada lebih dari satu tingkat

·      Suatu sistem adalah bagian dari sistem yg lebih besar, sistem yg lebih besar itu adalah SUPERSISTEM

2. Jelaskan beberapa karakteristik pada system berikut contohnya.
·      Komponen adalah Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari sub sistem perangkat keras, perangkat lunak dan manusia. Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras adalah sistem komputer.

·      Boundary (Batasan Sistem) adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.
·      Environment (Lingkungan Luar Sistem) adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan luar yang mengutungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
·      Interface (Penghubung Sistem) merupakan media perantara antar sub sistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Output dari satu sub sistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berinteraksi dengan sub sistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.

·      Input (Masukan) adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Sinyal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.

·      Output (Keluaran) adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.
·      Proses (Pengolahan Sistem) adalah bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lbih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
·      Objective and Goal (Sasaran dan Tujuan Sistem) adalah suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.


3. Ada Salah satu atau beberapa mata kuliah menyatakan dirinya sebagai suatu system seperti : system akuntansi, system pakar dan sebagainya, Apakah mata kuliah tsb benar-benar sebagai suatu system ? jelaskan.
·      Jawaban : Ya, Karena sistem itu sendiri adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut. Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka. pakar itu sendiri adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik.

4. Jelaskan batas-batas sementara kemampuan manusia sebagai pengolah informasi/data
·      Kemampuan pengolahan data. Manusia mampu mengingat dan mengolah simbol-simbol secara efektif hanya berkisar 5-9 ( simbol disini adalah : kode , kuantitas/ anggka bukan teks bahasa). Hasil survei : kesalah mengingat no telp dengan panjang digit : 8 adalah 30% , 9 adalah 44% dan 10 adalah 54%.
·      Kemampuan mengenal perbedaan-perbedaan. Cendenrung mampu memebedakan perbedaan data berdasarkan kriteria/dasar bukan berdasarkan berdasarkam mutlaknya. Contoh : sebuah penyimpangan 10 % dari anggaran Rp. 100.000.000,- ( berarti Rp. 10.000.000,- ) berarti sama artinya dengan penyimpangan 10% dari anggaran Rp. 1.000.000,- ( berarti Rp.100.000,-).
·      Kemampuan menangani data probalistik. Manusia cenderung kurang mampu mengolah data STATISTIK. Kekurangan tersebut diakibatkan oleh :
- kurangnya pemahaman terhadap ukuran sample akibatnya terhadap penyimpangan.
- kurangnya kemampuan untuk hubungan korelasi dan hubungan sebab akibat.
- kurangnya kemampuan untuk memadukan informasi.

5. Apa yang saudara ketahui tentang Sistem informasi berbasis computer
·      Jawaban : Sistem Informasi berbasis komputer mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah computer-based atau pengolahan informasi yang berbasis padakomputer.

Sabtu, 03 November 2012

Tugas Pengembangan Sistem

Tugas Pengembangan Sistem


1.Buatlah Proposal Penelitian tentang salah satu object yang akan saudara teliti.
Latar Belakang Masalah:
Persaingan perbankan dan situasi bisnis di pasar saat ini berubah dengan sangat
cepat. Kondisi tersebut berhadapan pula dengan sistem pasar global dengan tingkat
persaingan yang semakin tajam di pasar domestik maupun pasar Internasional.
Masing-masing bank berlomba untuk menarik nasabah yang pada akhirnya
nasabah mendapatkan keuntungan dari keadaan tersebut, karena itu dunia
perbankan tidak mempunyai banyak pilihan kecuali meningkatkan
profesionalisme, kompetensi dan daya saing.
Peranan perbankan dalam era pembagunan yang terus menerus berlangsung
ternyata amatlah penting untuk terus ditingkatkan, apalagi dalam era globalisasi
sekarang ini. Kita melihat bahwa semua pembagunan yang dijalankan tiada
maksud lain selain untuk membawa perubahan dan pertumbuhan yang fundamental
dimana sektor perbankan akan menjadi dominan yang ditunjang oleh sektor dana
pihak ketiga.
Dimana Bank telah dikenal sejak tahun 2000 SM, asalnya berdiri bank di Babilonia
dimana kegiatan pada saat itu dengan meminjamkan emas & perak yang
dinamakan Temple of Babylon pada tahun 500 SM di Yunani disebut Steer. Bank
berasal dari kata Banco bahasa Italia perbankan atau segala sesuatu yang
menyangkut dengan bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha serta cara dan
proses dalam melaksanakan kegiatannya.
Sejarah telah mencatat bahwa tumbuhnya bank-bank pemerintah Indonesia ini
tidak terlepas dari masa perjuangan negara Indonesia dalam melepaskan diri dari
penjajahan. Dua masa penjajahan yang masih sangat jelas kita ingat adalah masa
penjajahan belanda dan jepang.
BTN sebagai salah satu bagian yang tak terpisah dari bank milik pemerintah,
tidak lepas dari masa perjuangan itu.Bank Tabungan Negara (BTN) sepanjang
perjalananya dalam mengukir sejarah dengan segala prestasi yang dimilikinya telah
membuktikan peranya dalam menghubungkan kegemaran masyarakat Indonesia
untuk menabung. Dengan semua usahanya maka BTN telah mengambil peran
dalam usaha pembagunan disegala bidang diseluruh tanah air tercinta, Indonesia.
Langkah-langkah yang diambil dalam rangka meningkatkan pengerahan dana
adalah perluasan jaringan keuangan dan perbankan keseluruh wilayah Indonesia
dan diversifikasi sarana pengerahan dana. Upaya tersebut antara lain meliputi
kemudahan pembukaan kantor bank, pemberian izin pembukaan kantor cabang,
lembaga keuangan, dan perluasan penyelengaraan tabungan bagi semua bank
melalui diversifikasi sarana pengerahan dana. Salah satunya pembukaan kantor
Cabang BTN di berbagai. Menurut Undang-undang Perbankan No.10 tahun 1998
Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk
simpanan dan menyalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau
bentuk lainya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Dalam rangka intensifikasi penghimpun dana masyarakat, perlunya
pemanfaatan sarana-sarana penghimpun dana yang telah ada, seperti, Tabungan
Batara, Tabungan e’BataraPos, Tabungan Batara prima, Tabungan Haji Nawaitu,
dan tabungan-tabungan lainya.Dalam membudayakan kebiasaan menabung,
khususnya untuk meningkatkan jumlah penabung, tetap akan ditingkatkan upaya
intensifikasi penggalian dana melaui tabungan di sekolah-sekolah, dikalangan
pramuka dan dikalangan pegawai. Berbagai usaha promosi melaui media
penerangan, seperi radio, televisi, dan berbagai pameran, akan ditingkatkan
pemberian insentif kepada penabung misalnya dalam bentuk perolehan hadiah
yang menarik juga akan ditingkatkan. Usaha pengerahan dana melalui tabungan
tersebut akan didukung dengan memperbanyak jumlah bank penyelengara maupun
dengan pengembangan sarana.
Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya diatas, Bank Tabungan Negara
(BTN) menggunakan strategi pemasaran yang dilakukan dengan beberapa Elemen
Marketing Mix yaitu: product, price, place, promotion, people, process, customer
service.Berdasarkan uraian diatas, maka disini Kami berusaha mempelajari :
“SISTEM INFORMASI PEMASARAN TABUNGAN (PADA BANK
TABUNGAN NEGARA )”.


 
2.    Apa yang saudara ketahui tentang Pengembangan Sistem, berikan alasan-alasannya kenapa sistem tsb harus dikembangkan berikut contoh dari tiap-tiap alasan.
  • Adanya masalah pada sistem yang lama .Masalah dapat berupa:
a.           Ketidakberesan
b.           Pertumbuhan organisasi.
  •  Untuk meraih kesempatan (opportunities )
          Kesempatan-kesempatan ini dapat berupa peluang-peluang pasar, pelayanan  yang meningkat kepada langganan dan lain sebagainya
  •  Adanya instruksi-instruksi dari pimpinan ataupun dari luar organisasi.
Karena adanya permasalahan pada, kesempatan atau instruksi, maka sistem yang baru perlu dikembangkan untuk memecahkan permasalahan - permasalahan yang timbul.

 4. Jelaskan tahapan utama dalam  pengembangan sistem berikut ini:
  • Tahapan dari proses perencanaan sistem adalah :
1. Merencanakan proyek-proyek sistem
-Mengkaji tujuan,perencanaan strategi dan taktik perusahaan
- Mengidentifikasikan proyek-proyek sistem
- Menetapkan sasaran proyek-proyek sistem
- Menetapkan kendala proyak-proyek sistem
- Menentukan proyek-proyek sistem prioritas
- Membuat laporan perencanaan sistem
- meminta persetujuan manajemen
2. Mempersiapkan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan
- Menunjuk team analis
- Mengumumkan proyek pengembangan sistem
Pengembangan Sistem Informasi Hal. 4
3. Mendefinisikan proyek-proyek dikembangkan
- Melakukan studi kelayakan
- Menilai kelayakan proyek sistem
- Membuat usulan proyek sistem
- Meminta persetujuan manajemen.

  • Didalam tahap analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus
dilakukan oleh Analis Sistem yaitu:
1. Identify, Yaitu mengidentifikasikan masalah
- Mengindentifikasikan penyebab masalah
- Mengidentifikasikan titik keputusan
- Mengidentifikasikan personil-personil kunci
2. Understand, Yaitu memahami kerja dari sistem yang ada
- Menentukan jenis penelitian
- Merencanakan jadual penelitian
- Mengatur jadual wawancara
- Mengatur jadual observasi
- Mengatur jadual pengambilan sampel
Pengembangan Sistem Informasi Hal. 5
- Membuat penugasan penelitian
- Membuat agenda wawancara
- Mengumpulkan hasil penelitian
3. Analyze, Yaitu Menganalis Sistem
- Menganalisis kelemahan Sistem
- Menganalisis kebutuhan Informasi pemakai / manajemen
4. Report, Yaitu membuat laporan hasil analisis
Tujuan :
- Pelaporan bahwa analisis telah selesai dilakukan
- Meluruskan kesalah-pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis
oleh analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen
- Meminta pendapat-pendapat dan saran-saran dari pihak manajemen
- Meminta persetujuan kepada pihak manajemen untuk melakukan tindakan
selanjutnya .

  •  Design sistem terdiri sebagai berikut ini :
1. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem
2. Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional
3. Persiapan untuk rancang bangun implementasi
4. Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk
Pengembangan Sistem Informasi Hal. 6
5. Yang dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau
pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesalahan yang
utuh dan berfungsi
6. Termasuk menyangkut mengkonfigurasikan dari komponen-komponen perangkat
lunak dan perangkat keras dari suatu sistem

  •  Langkah-langkah selesi sistem :
1. Memilih penyedia teknologi.
Kebutuhan dari teknologi sistem dapat dikelompokkan dalam empat kategori sbb :
a. perangkat keras yang sifatnya umum
b. perangkat keras yang spesifik untuk suatu aplikasi
c. perangkat lunak yang sifatnya umum
d. perangkat lunak yang spesifik untuk suatu aplikasi
2. Meminta proposal dari penjual
Jika terdapat beberapa penyedia produk dan jasa yang mungkin dapat memenuhi
kebutuhan dari sistem dan tidak semua penyedia teknologi ini akan dipilih, maka
pemilih sistem perlu meminta proposal dari semua penyedia teknologi yang dipilih.
3. Menyaring penjual
Pengembangan Sistem Informasi Hal. 7
Tidak semua proposal yang masuk akan dievaluasi semuanya. Hanya proposal
yang memenuhi syarat saja yang akan dievaluasi. Proposal yang tidak memenuhi
syarat adalah proposal yang tidak sesuai.
4. Mengevaluasi penjual yang lolos saringan
Proposal yang telah lolos saringan lebih lanjut perlu dibandingkan satu dengan
yang lainnya dan diranking untuk menentukan penjual mana yang direkomendasi.
Sebelum itu perlu ditetapkan terlebih dahulu kriteria evaluasi yang akan dilakukan.

  •  Tahap implementasi sistem terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut ini :
1. Menerapkan rencana implementasi
Rencana Implementasi dimaksudkan terutama untuk mengatur biaya dan waktu yang
dibutuhkan selama implementasi. Dalam rencana implementasi ini, semua biaya yang
akan dikeluarkan untuk kegiatan implemntasi perlu dianggarkan dalam bentuk
anggaran biaya. Anggaran biaya ini selanjutnya juga berfungsi sebagai pengendalian
terhadap biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Waktu yang diperlukan untuk
melakukan kegiatan juga perlu diatur dalam rencana implementasi dalam bentuk
skedul waktu. Skedul waktu berfungsi sebagai pengendalian terhadap waktu
implementasi.
2. Melakukan kegiatan implementasi
- Pemilihan dan pelatihan personil
- Pemilihan tempat dan instalasi perangkat keras dan perangkat lunak
- Pemrograman dan pengetesan program
- Pengetesan sistem
- Konversi sistem
3. Tindak lanjut implementasi
Pengembangan Sistem Informasi Hal. 8
Analis sistem masih perlu melakukan tindak lanjut berikutnya seteleh sistem baru
diimplementasikan. Analis sistem masih perlu melakukan pengetesan penerimaan
sistem. Pengetesan ini berbeda dengan pengetesan sistem yang telah dilakukan
sebelumnya. Jika pada pengetesan sebelumnya digunakan data test/semu, tapi pada
pengetesan ini dilakukan dengan menggunakan data sesungguhnya dalam jangka
waktu tertentu yang dilakukan oleh analis sistem bersama-sama dengan user.